12 Gaya Desain Interior yang Bisa Diterapkan Setelah Beli Rumah

Pada waktu beli rumah, hampir pasti gaya desain interiornya belum sesuai dengan pilihan pembeli. Itu kalau pembelinya memiliki standar estetika yang tinggi. Oleh karena itu, mau tidak mau harus menerapkan gaya sendiri. Dengan gaya desain interior favorit, ruang dalam rumah akan terasa lebih hidup dari semula. Inilah 12 gaya desain interior untuk Anda.

Gaya Desain Interior Beli Rumah

  1. Gaya Vintage

Gaya ini sering disalahartikan gaya klasik. Padahal keduanya memiliki ciri khusus yang luamyan signifikan perbedaannya. Penerapan gaya ini mudah sebetulnya, asalkan perabotan dalam rumah yang terbeli memiliki kualitas bagus. Khususnya untuk rumah tua. Jadi Anda tinggal menguatkan warnanya saja tanpa merusak arsitektur yang sudah ada.

  1. Gaya Rustic

Terapan gaya ini sering dijumpai di vila yang ada di bukit dan pedesaan yang menjadi objek wisata. Anda tentu bisa membayangkannya bukan? Tanpa harus repot-repot berwisata ke sana, Anda sudah bisa menerapkan langsung di rumah sendiri. Gaya ini memiliki ciri khusus pada pewarnaan khas rumah Inggris dan juga Perancis. Misalnya dengan memberi sentuhan warna pastel, putih, dan terang.

  1. Gaya Maroko

Pemilihan gaya maroko di Indonesia sangat mudah diterapkan. Soalnya ciri khas gaya ini hanyalah memadukan bangunan yang sudah ada dengan perabotan bernilai historis. Sisi sejarah dan etnik ini yang membuat gaya maroko semakin kental. Di Indonesia tentu banyak sekali perabotan yang memenuhi kriteria semacam itu dan tentu tidak terlalu sulit ditemukan.

  1. Gaya Minimalis

Berbeda dengan gaya sebelumnya yang lebih mengedepankan furnitur atau perabotan. Rumah dengan gaya ini sudah terlihat pada pembelian. Tugas Anda hanya menata ruangan maupun halaman rumah agar berkesan minimalis. Misalnya dengan menata taman bunga agar halaman rumah tetap indah dan berkesan luas, meskipun ukuran tanahnya sempit.

  1. Gaya Industrial

Gaya ini memiliki ciri pada material dan dinding-dindingnya. Rata-rata, untuk menerapkan gaya ini, maka ketika Anda beli rumah, dindingnya berkesan unfinished. Kemudian perkuat dengan material seperti baja, cermin, plat stainless steel, dan lainnya. Terapkan material itu pada dinding ataupun perabotan rumah tangga Anda.

  1. Gaya Elektrik

Gaya ini memiliki ciri khas memadukan dua barang atau lebih menjadi satu kesatuan. Paduan yang paling mudah itu pada meja dan kursi. Soalnya dua barang ini selalu tampil sepaket. Katakanlah meja di rumah yang Anda beli memiliki desain yang minimalis. Maka untuk kursinya tidak harus berbentuk minimalis, tetapi beri warna yang mendukung gaya meja.

  1. Gaya Pop Art

Nilai seni pada gaya ini terletak pada desain furnitur maupun dindingnya yang kekinian. Sesuai dengan namanya. Secara sederhana, gaya ini memiliki ciri khusus “yang mudah dikenali saat ini”. Jadi, gaya apa pun yang tengah nge-tren, itulah gaya yang paling dekat dengan Pop Art. Unik ya dan tentu bisa dikatakan kekinian.

  1. Gaya Shabby Chic

Pada awalnya, gaya ini berkembang di tanah Inggris. Bagaimana ciri-cirinya? Kalau Anda sering melihat video klip lagu-lagu K-pop, pasti sering melihatnya. Kesan Shabby Chic itu imut, lucu, seakan baru saja memasuki rumah gula-gula. Soalnya warna yang mendominasi itu putih vanilla dan pink. Selain itu, ada biru muda, tapi porsinya lebih sedikit.

  1. Gaya Nautical

Untuk menerapkan gaya ini usai beli rumah, maka Anda wajib sering-sering ke pantai. Telusuri apa yang khas dari pantai tersebut. Soalnya gaya ini adalah terapan langsung pemandangan di pantai. Beruntungnya, di Indonesia banyak pantai yang bisa Anda jelajahi. Setiap pantai memiliki ciri khas. Jadi, terapkan yang paling unik.

  1. Gaya Futuristik

Berdasarkan asal bahasanya, futuristik ini berkaitan dengan prediksi masa depan. Gaya ini seringkali bersinggungan dengan gaya eksperimental. Soalnya para desainernya lebih banyak berspekulasi dalam membuat tampilan rumah bergaya ini. Tidak hanya di film-film, gaya ini pun bisa Anda terapkan. Hanya saja, kalau bisa rumah yang Anda beli berukuran luas.

  1. Gaya Naturalis

Para penggemar pemandangan alam pasti suka dengan gaya ini. Ciri gaya Naturalis adalah terdapat elemen alam dalam rumah. Misalnya dengan menempatkan beberapa tumbuhan hidup ke dalam ruangan. Katakanlah seperti bunga krisan, boston ferns, garbera jamesonii, dan lainnya. Kesan yang ditimbulkan akan terasa segar dan fresh.

  1. Gaya Distro

Gaya Distro memiliki ciri menyerupai toko distribusi pakaian. Bagaimana kalau gaya ini diterapkan di rumah Anda? Mungkin akan tampak aneh bagi sebagian orang. Pakaian-pakaian menggantung di ruang tamu, ruang makan, dan sebagainya. Tapi kesan unik yang terasa demikian kuat.

Di antara 12 gaya di atas, mungkin yang belum banyak diterapkan itu nomor terakhir. Kebanyakan orang masih terbawa arus minimalis. Satu hal yang pasti. Kalau bisa, beli rumah yang bangunannya mudah diubah menjadi sesuai keinginan. Setidaknya saat merenovasinya tidak banyak membutuhkan biaya tambahan.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *